
Universitas Lamappapoleonro kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung internasionalisasi tridarma perguruan tinggi melalui partisipasi dosennya pada kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Internasional bertajuk “Green Living and Sustainability Visit” yang diselenggarakan oleh Forum Manajemen Indonesia (FMI) di Marina Barrage, Singapura, Kamis (23/10/2025).
Kegiatan ini diikuti oleh tim dosen Universitas Lamappapoleonro yang diketuai oleh Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., bersama anggota Dr. Amrial, S.E., M.M., Puji Rahmah, S.E., M.M., dan A. Muh. Yusuf, S.E. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi akademisi Indonesia untuk mempelajari secara langsung praktik terbaik dalam pengelolaan lingkungan berkelanjutan, penerapan teknologi hijau, serta inovasi infrastruktur ramah lingkungan yang telah diterapkan di Singapura.
Melalui kunjungan ini, peserta memperoleh pengalaman langsung mengenai implementasi konsep green infrastructure, eco-innovation, dan sustainable management yang telah menjadi bagian penting dalam pembangunan perkotaan modern. Pelaksanaan kegiatan dilakukan secara partisipatif melalui beberapa rangkaian aktivitas, yaitu observasi lapangan terhadap sistem pengelolaan air dan energi, diskusi kelompok mengenai strategi keberlanjutan, pengisian lembar observasi, serta dokumentasi dan refleksi hasil kegiatan.

Ketua tim PKM, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi sarana penting untuk memperluas wawasan akademisi dalam mengembangkan program pengabdian masyarakat yang berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
“Melalui kegiatan ini kami memperoleh banyak pembelajaran mengenai bagaimana konsep keberlanjutan tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi diwujudkan dalam sistem pengelolaan lingkungan yang terintegrasi. Pengalaman ini diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam pengembangan program eco-campus dan pengabdian masyarakat berbasis lingkungan di Universitas Lamappapoleonro,” ujarnya.
Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai implementasi sistem pengelolaan air terpadu, pemanfaatan energi ramah lingkungan, serta penerapan desain hijau pada infrastruktur publik yang sekaligus berfungsi sebagai media edukasi masyarakat. Selain itu, kegiatan ini membuka peluang kolaborasi akademik internasional dalam bidang manajemen lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.
