Category: Penjaminan Mutu

  • UNIPOL GELAR PELATIHAN PENYUSUNAN RPS BERBASIS OBE UNTUK PENGUATAN MUTU PEMBELAJARAN TA. 2025/2026

    UNIPOL GELAR PELATIHAN PENYUSUNAN RPS BERBASIS OBE UNTUK PENGUATAN MUTU PEMBELAJARAN TA. 2025/2026

    Universitas Lamappapoleonro menyelenggarakan Pelatihan Penulisan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) berbasis Outcome-Based Education (OBE) sebagai bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu akademik dan tata kelola pembelajaran berbasis luaran. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan kampus Universitas Lamappapoleonro ini diikuti oleh para dosen dari program studi Teknik Informatika. Pelatihan ini bertujuan untuk menyelaraskan penyusunan RPS dengan pendekatan OBE yang menitikberatkan pada capaian pembelajaran lulusan (CPL), capaian pembelajaran mata kuliah (CPMK), serta keterukuran proses asesmen pembelajaran.

    Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan pendalaman materi dari Narasumber Jufri, S.Kom.,M.T.,Ph.D mengenai:

    • Konsep dasar dan filosofi Outcome-Based Education (OBE)
    • Penyelarasan CPL–CPMK–Sub-CPMK
    • Penyusunan indikator kinerja dan instrumen asesmen
    • Perancangan metode pembelajaran aktif (Student-Centered Learning)
    • Integrasi penilaian autentik dan rubrik evaluasi

    Kegiatan ini juga diadakan sesi praktik langsung (workshop), di mana setiap dosen menyusun dan merevisi RPS mata kuliah masing-masing dengan pendampingan tim kurikulum universitas. Hasil akhir dari pelatihan ini diharapkan seluruh mata kuliah telah memiliki RPS yang selaras dengan standar OBE dan siap diimplementasikan pada semester berjalan. Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Lamappapoleonro menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI). Implementasi OBE akan terus dimonitor melalui evaluasi pembelajaran dan audit mutu akademik secara berkala.

  • Pelatihan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0 LAM INFOKOM 2025

    Pelatihan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0 LAM INFOKOM 2025

    Dalam rangka peningkatan mutu dan kesiapan akreditasi program studi di bidang informatika dan komputer, telah dilaksanakan kegiatan Pelatihan Sosialisasi dan Pendalaman Instrumen Akreditasi 2.0 LAM INFOKOM 2025 pada 30 Juni – 01 Juli 2025 bertempat di Gedung Fakultas Ilmu Komputer Universitas Muslim Indonesia.

    Kegiatan ini diikuti oleh berbagai perwakilan perguruan tinggi, salah satunya M. Afdal Tahir, S.Kom., M.M.SI. sebagai peserta dari Universitas Lamappapoleonro. Pelatihan menghadirkan narasumber dari LAM INFOKOM yang membahas secara komprehensif kebijakan terbaru, struktur instrumen, teknik pengisian LED dan LKPS, hingga strategi penyusunan dokumen akreditasi berbasis luaran (Outcome Based Accreditation).

    Partisipasi dalam pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan kesiapan institusi dalam menghadapi proses akreditasi serta mendorong peningkatan kualitas pendidikan tinggi khususnya pada bidang informatika dan komputer di Universitas Lamappapoleonro.

  • Ketua LPM Unipol Ikuti Pendampingan Akreditasi Instrumen 4.0 dan SAPTO 2.0 Lingkup LLDIKTI IX Sultanbatara

    Ketua LPM Unipol Ikuti Pendampingan Akreditasi Instrumen 4.0 dan SAPTO 2.0 Lingkup LLDIKTI IX Sultanbatara

    Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IX Sultanbatara menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Akreditasi Instrumen 4.0 dan SAPTO 2.0 bagi Perguruan Tinggi dan Program Studi di lingkup wilayah kerja LLDIKTI IX Sultanbatara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kesiapan institusi pendidikan tinggi dalam menghadapi proses akreditasi berbasis instrumen terbaru.

    Kegiatan pendampingan ini turut diikuti oleh Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL), Misveria Villa Waru, S.Pd., M.Pd., sebagai bentuk komitmen UNIPOL dalam memperkuat tata kelola mutu dan memastikan pemenuhan standar akreditasi nasional.

    Dalam kegiatan tersebut, Ir. H. Syamsuddin Yani, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng. bertindak sebagai moderator, yang mendampingi narasumber utama, Agus Setyo Muntohar, seorang pakar dan praktisi akreditasi perguruan tinggi. Diskusi berlangsung interaktif dan konstruktif, dengan fokus pada kesiapan teknis dan substantif perguruan tinggi dalam menghadapi proses akreditasi.

  • Ketua LPM UNIPOL Ikuti Bimtek Pelaporan Sistem Penjaminan Mutu Internal LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara

    Ketua LPM UNIPOL Ikuti Bimtek Pelaporan Sistem Penjaminan Mutu Internal LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara

    Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Lamappapoleonro (Unipol) mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pelaporan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) yang diselenggarakan oleh LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan perguruan tinggi dalam menyusun serta melaporkan implementasi SPMI secara sistematis dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

    Bimtek Pelaporan SPMI ini diikuti oleh pimpinan dan pengelola penjaminan mutu dari berbagai perguruan tinggi di bawah naungan LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat sinergi antara LLDIKTI dan perguruan tinggi dalam mendorong budaya mutu dan peningkatan kualitas pendidikan tinggi secara berkelanjutan.

  • Bimtek Tata Kelola Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul

    Bimtek Tata Kelola Perguruan Tinggi Menuju Akreditasi Unggul

    Sabtu, 04 Mei 2024 — Universitas Lamappapoleonro melaksanakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tata Kelola Perguruan Tinggi dengan mengusung tema “Universitas Lamappapoleonro Menuju Akreditasi Unggul.” Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam meningkatkan mutu tata kelola perguruan tinggi secara berkelanjutan.

    Bimbingan teknis ini menghadirkan narasumber nasional, Prof. Dr. H. Jamaluddin Ahmad, S.Sos., M.Si, yang merupakan Rektor Universitas Muhammadiyah Sidrap. Kegiatan diikuti oleh pimpinan universitas, pimpinan fakultas, ketua program studi, serta unsur penjaminan mutu di lingkungan Universitas Lamappapoleonro. Dalam penyampaiannya, Prof. Jamaluddin menekankan bahwa pencapaian akreditasi unggul tidak dapat diraih secara instan, melainkan melalui proses yang terencana, sistematis, dan berkelanjutan. Ia menyampaikan tiga poin penting yang harus menjadi perhatian utama universitas.

    “Universitas Lamappapoleonro harus memiliki tata kelola yang baik, terus berinovasi dalam sistem, serta fokus pada pengembangan sumber daya manusia,” tegas Prof. Jamaluddin.

    Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa tata kelola yang baik mencakup perencanaan strategis, pelaksanaan tridarma perguruan tinggi yang terukur, serta sistem penjaminan mutu internal yang berjalan efektif. Inovasi sistem, khususnya pemanfaatan teknologi informasi, dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi dan transparansi pengelolaan institusi. Sementara itu, pengembangan sumber daya manusia menjadi kunci utama dalam menciptakan budaya mutu dan daya saing perguruan tinggi.