Category: Kerjasama

  • Perkuat Literasi Pajak, Universitas Lamappapoleonro dan Kanwil DJP Sulselbartra Resmi Bentuk Tax Center

    Perkuat Literasi Pajak, Universitas Lamappapoleonro dan Kanwil DJP Sulselbartra Resmi Bentuk Tax Center

    Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Hal ini dibuktikan melalui penandatanganan kerja sama strategis terkait pembentukan Tax Center yang dilaksanakan pada Kamis, 19 Desember 2024.
    Acara bersejarah ini dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Lamappapoleonro, Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M., dan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Sulawesi Selatan, Barat, dan Tenggara, Bapak Heri Kuswanto.

    Pusat Edukasi dan Pelatihan Perpajakan

    Pembentukan Tax Center ini dirancang untuk menjadi wadah bagi civitas akademika dalam memahami seluk-beluk dunia perpajakan. Kehadiran Tax Center di lingkungan UNIPOL mengemban tiga fungsi utama:

    1. Pusat Informasi: Menyediakan literasi perpajakan terkini bagi mahasiswa dan dosen.
    2. Pusat Pendidikan: Mengintegrasikan pemahaman pajak ke dalam kurikulum dan wawasan akademik.
    3. Pusat Pelatihan: Mengasah keterampilan praktis mahasiswa melalui pelatihan dan simulasi perpajakan.

    “Pembentukan Tax Center ini adalah langkah penting bagi Universitas Lamappapoleonro untuk membekali mahasiswa dengan kompetensi praktis di bidang perpajakan. Kami ingin lulusan UNIPOL tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sadar pajak dan siap berkontribusi bagi negara,” ujar Dr. Hj. Andi Adawiah, S.E., M.M. dalam sambutannya.

    Kepala Kanwil DJP Sulselbartra, Heri Kuswanto, menyambut baik inisiatif ini. Beliau menegaskan bahwa kerja sama dengan perguruan tinggi adalah kunci untuk menciptakan generasi emas yang paham akan hak dan kewajiban perpajakannya.

  • Gali Potensi Ekonomi Lokal, UNIPOL Gelar Seminar Nasional Bisnis Ikan Gabus Bersama Pakar dan Industri

    Gali Potensi Ekonomi Lokal, UNIPOL Gelar Seminar Nasional Bisnis Ikan Gabus Bersama Pakar dan Industri

    Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) kembali menunjukkan perannya sebagai motor penggerak potensi daerah melalui gelaran Seminar Nasional bertajuk “Potensi Bisnis Usaha Ikan Gabus”. Kegiatan yang berlangsung pada Rabu, 7 Agustus 2024 ini digelar secara meriah di Aula Kampus 1 UNIPOL.

    Seminar ini menjadi sangat strategis mengingat ikan gabus memiliki nilai ekonomi dan kesehatan yang tinggi, namun belum tergarap secara maksimal di wilayah Kabupaten Soppeng dan sekitarnya.

    Untuk membedah potensi tersebut dari berbagai sudut pandang—mulai dari akademisi, riset, hingga hilirisasi industri—UNIPOL menghadirkan lima narasumber terkemuka berskala nasional:

    Yunan Padmowiyoto (Ketua Masyarakat Ikan Gabus Indonesia – MIGI) – Memaparkan peta jalan dan ekosistem komunitas ikan gabus nasional.

    Prof. dr. Irawan Yusuf, PhD (Universitas Hasanuddin) – Pakar dari sisi medis dan riset kesehatan. Prof. Dr. Ir. Zainuddin, M.Si (Universitas Hasanuddin) – Pakar di bidang perikanan dan budidaya. Prof. Bens Pardamean, B.Sc., M.Sc., PhD (Binus University) – Memberikan perspektif teknologi dan analisis data riset. Sutristo (PT Mega Medica Pharmaceuticals Jakarta) – Mewakili sektor industri farmasi yang mengolah komoditas ikan gabus.

    Tujuan utama dari seminar ini bukan sekadar pemaparan materi, melainkan pembentukan sinergi Pentahelix (Pemerintah, Universitas, Industri, dan Masyarakat). Fokus utamanya adalah bagaimana mengembangkan usaha budidaya dan pengolahan ikan gabus menjadi sektor unggulan di Kabupaten Soppeng.

    “Kami berharap melalui forum ini, tercipta kolaborasi riset yang nyata. Unipol ingin menjadi jembatan antara dunia riset di kampus dengan kebutuhan industri dan masyarakat, sehingga potensi lokal ikan gabus ini bisa meningkatkan kesejahteraan warga Soppeng,” ungkap perwakilan pimpinan UNIPOL dalam acara tersebut.

    Dengan adanya keterlibatan pihak industri seperti PT Mega Medica Pharmaceuticals dan dukungan dari MIGI, peluang bagi para peternak lokal dan peneliti di UNIPOL untuk masuk ke dalam rantai pasok industri nasional kini terbuka lebar.

  • HIMATIKOM UNIPOL Gelar Seminar Internasional, Bedah Inovasi Digital dan Strategi Jurnal Q1

    HIMATIKOM UNIPOL Gelar Seminar Internasional, Bedah Inovasi Digital dan Strategi Jurnal Q1

    Himpunan Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika (HIMATIKOM) Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) sukses menyelenggarakan kegiatan bergengsi bertajuk Seminar Internasional pada Rabu, 24 Januari 2024.

    Mengangkat tema “Towards Digital With The Latest Innovations And Trends In The Metaverse Era”, seminar yang berlangsung di Aula Kampus UNIPOL ini menjadi wadah diskusi mengenai masa depan teknologi digital, mulai dari kecerdasan buatan hingga ekosistem Metaverse.

    Acara ini menjadi istimewa karena memberikan panggung bagi mahasiswa UNIPOL untuk memaparkan kajian ilmiah mereka di hadapan audiens internasional. Dua narasumber mahasiswa yang tampil adalah:

    Asmaul Husna: Mempresentasikan materi The Future of Artificial Intelligence. Pemaparannya fokus pada perkembangan AI terkini serta bagaimana teknologi ini akan merevolusi berbagai aspek kehidupan di masa depan.

    Khairullah Hafid: Membedah topik Big Data dan Tren Penggunaannya. Ia menjelaskan bagaimana pengolahan data skala besar menjadi kunci pengambilan keputusan di era digital saat ini.

    Puncak acara diisi oleh narasumber pakar dari mancanegara, Assoc. Prof. Sameer Ali Al Shami, yang merupakan akademisi dari Universiti Teknikal Malaysia Melaka (UTeM).

    Beliau membawakan materi edukatif bertajuk “A Journey for Writing High Impact Journal Q1”. Materi ini sangat krusial bagi sivitas akademika untuk meningkatkan standar publikasi ilmiah tingkat dunia, khususnya dalam menembus jurnal internasional bereputasi (Scopus Q1).

    Kegiatan ini dibuka dan dihadiri langsung oleh Wakil Rektor 1 Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Dr. Asmini, S.E., M.Si. Dalam kehadirannya, beliau memberikan apresiasi tinggi kepada HIMATIKOM atas inisiatif menyelenggarakan kegiatan berskala internasional yang mampu meningkatkan wawasan digital mahasiswa.

    “Seminar ini adalah langkah nyata UNIPOL dalam mencetak lulusan yang kompetitif di level global. Dengan memahami tren Metaverse, AI, dan riset internasional, mahasiswa kita siap menjadi pemain utama di era transformasi digital,” ungkap Dr. Asmini, S.E., M.Si.

    Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif yang diikuti dengan antusias oleh para dosen dan mahasiswa Universitas Lamappapoleonro yang memadati Aula Kampus.

  • Gandeng LLDIKTI IX dan APTISI IX-A Sulsel, UNIPOL Perkuat Mutu Perguruan Tinggi

    Gandeng LLDIKTI IX dan APTISI IX-A Sulsel, UNIPOL Perkuat Mutu Perguruan Tinggi

    Universitas Lamappapoleonro melaksanakan kegiatan Lokakarya Pengembangan Mutu Perguruan Tinggi sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas tata kelola dan sistem penjaminan mutu internal di lingkungan perguruan tinggi. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula U niversitas Lamappapoleonro pada tanggal 27 Mei 2023 yang diikuti oleh Rektor Unipol bersama jajaran pimpinan universitas, ketua program studi, serta unit penjaminan mutu.

    Lokakarya ini menghadirkan narasumber yaitu Kepala LLDIKTI IX Sultanbatara, Dr. Andi Lukman, M.Si bersama Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Muslim Indonesia (UMI), Ir. H. Syamsuddin Yani, S.T., M.T., Ph.D., IPM., ASEAN.Eng, yang dikenal sebagai pakar di bidang penjaminan mutu dan pengelolaan pendidikan tinggi.

    Dalam pemaparannya, Ir. H. Syamsuddin Yani menekankan pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu internal (SPMI) sebagai fondasi utama dalam meningkatkan mutu perguruan tinggi dan mencapai akreditasi yang unggul. Menurutnya, mutu tidak hanya berorientasi pada dokumen, tetapi harus tercermin dalam budaya kerja dan pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.

    “Perguruan tinggi yang bermutu adalah perguruan tinggi yang mampu menjalankan siklus penjaminan mutu secara konsisten dan berkelanjutan, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, pengendalian, hingga peningkatan,” jelasnya.

    Lebih lanjut, beliau menyampaikan bahwa kolaborasi antar perguruan tinggi, sinergi pimpinan, serta keterlibatan seluruh sivitas akademika menjadi faktor kunci dalam membangun tata kelola yang efektif dan adaptif terhadap perubahan kebijakan pendidikan tinggi.

    Melalui kegiatan lokakarya ini, Universitas Lamappapoleonro diharapkan mampu memperkuat pemahaman dan komitmen bersama dalam pengembangan mutu institusi, serta mendorong terciptanya budaya mutu yang berkelanjutan guna meningkatkan daya saing perguruan tinggi di tingkat regional maupun nasional.

  • UNIPOL dan Universitas Gunadarma Perkuat Kolaborasi MBKM Disaksikan LLDIKTI Wilayah IX

    UNIPOL dan Universitas Gunadarma Perkuat Kolaborasi MBKM Disaksikan LLDIKTI Wilayah IX

    Dalam rangka menunjang implementasi Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), Universitas Lamappapoleonro (UNIPOL) melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) dengan Universitas Gunadarma. Kegiatan penandatanganan MoU ini disaksikan langsung oleh Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara, sebagai bentuk dukungan dan penguatan kerja sama antarperguruan tinggi.

    Penandatanganan MoU tersebut menjadi langkah strategis kedua institusi dalam membangun sinergi pelaksanaan MBKM, khususnya dalam pengembangan program pembelajaran yang memberikan ruang lebih luas bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar di luar kampus. Kerja sama ini mencakup berbagai bidang, antara lain pertukaran mahasiswa, kolaborasi dosen, pengembangan kurikulum, penelitian bersama, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat.

    Dalam kesempatan tersebut, pimpinan Universitas Lamappapoleonro menyampaikan bahwa kerja sama dengan Universitas Gunadarma diharapkan dapat memperluas akses dan kesempatan mahasiswa UNIPOL untuk meningkatkan kompetensi, keterampilan, serta kesiapan menghadapi dunia kerja dan tantangan global. Sementara itu, Universitas Gunadarma menyambut baik kolaborasi ini sebagai wujud komitmen bersama dalam mendukung kebijakan MBKM yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.

    Kepala LLDIKTI Wilayah IX Sultanbatara dalam sambutannya mengapresiasi terjalinnya kerja sama tersebut dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarperguruan tinggi dalam memperkuat ekosistem pendidikan tinggi yang adaptif dan inovatif. Menurutnya, sinergi ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas pembelajaran dan lulusan perguruan tinggi.

    Melalui penandatanganan MoU ini, Universitas Lamappapoleonro menegaskan komitmennya untuk terus mendorong implementasi MBKM secara optimal, sekaligus memperluas jejaring kerja sama strategis guna meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan daya saing lulusan di tingkat nasional.